WONDERFUL MACAO
Dijuluki “Las Vegasnya Asia” Macao menjadi salah satu pilihan wisata favorit dunia. Bukan hanya kasino yang menjadi keunggulannya, kekayaan heritage pun bertebaran di sana.
Wilayah yang dijuluki “Las Vegasnya Asia” ini, bukan hanya memiliki kasino yang modern megah, tapi juga keunikan budaya dan seni arsitektur serta tamasya alam menawan.
Macao memiliki luas hanya 29.2 km, terletak di sebelah barat delta sungai Mutiara (Zhuijiang) yang berbukit-bukit dan menghadap langsung ke hamparan Laut Cina Selatan serta berbatasan dengan Provinsi Guangdong, Cina di sebelah utara. Wilayah yang pernah dikuasai Portugis selama 500 tahun ini, sejak 1999 resmi menjadi daerah administratif khusus dari negeri Cina.
Dengan keunikan sejarah tua, berkunjung ke Macao memberi sensasi petualangan menarik. Cobalah telusuri pusat kota Macao di kawasan San Ma Lo, Fulong Street dan Qingping, kita bagai menyaksikan daerah yang menyimpan segudang keanggunan dan keindahan. Tempat berpadunya sejarah dan legenda. Suatu kombinasi antara kemegahan seni budaya masa silam bangsa Portugis (Eropa) dan nilai-nilai keanggunan tradisi Cina yang kental. Hal ini tercermin dari Gereja San Antonio bergaya Baroque yang megah dan berumur lebih dari 400 tahun. Di sisi lain, terdapat pula bangunan Pagoda dengan kreasi arsitektur khas Cina kuno menawan. Semuanya menyatu indah dalam balutan harmoni kedamaian.
Reruntuhan Gereja St. Paul adalah heritage building lainnya. Gereja yang kini masuk dalam World Heritage di bawah penanganan UNESCO-PBB itu dibangun sejak tahun 1602-1640 oleh Ordo Jesuit. Di zaman penguasaan bangsa Portugis, gereja ini menjadi pusat peribadatan dan pelantikan dari tokoh-tokoh pemerintahan.
Landmark Macao lainnya yaitu A Ma Temple yang terletak di Bara Square, sebelah tenggara Macau Peninsula. Dibangun pada zaman dinasti Ming, tahun 1448 untuk menghormati Mazu, dewi Laut Cina Selatan yang dipercaya masyarakat setempat mampu membawa kesejahteraan dan keselamatan.
Perjalanan dilanjutkan ke Senando Square yang berfungsi sebagai alun-alun Macao. Dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari reruntuhan Gereja St. Paul menyusuri jalan menurun yang dipenuhi dengan berbagai toko cinderamata, aneka keramikporselen dan mebel antik. Senando Square sendiri hingga kini masih berfungsi sebagai pusat berbagai kegiatan seperti event olahraga, seni, pertunjukan musik dan budaya Cina serta Eropa. Menariknya lagi, bangunan-bangunan tua di kawasan itu masih terawat dan dipertahankan bentuk arsitektur dan warna aslinya.
ASIAN LAS VEGAS
Salah satu daya tarik lainnya dari Macao adalag sebagai surga perjudian. Judi sendiri bagi pemerintah Macao merupakan sumber pajak utamanya. Tak heran berbagai fasilitas perizinan, keamanan dan berbagai kemudahan lainnya diberikan oleh pemerintah. Berawal dari arena pacu Greyhound yang dibangun Stanley Ho – Taipan dengan kekayaan nomor satu di Macao pada tahun 1966 silam, hingga kini pembangunan kasino di Macao terus berlangsung.
Salah satunya yang mewah dan baru diresmikan pada 28 Agustus 2008 yaitu The Venetian Macao Resort Hotel yang di dalamnya terdapat The Venetian Casino yang merupakan kasino termegah di Asia.
Dibangun oleh Las Vegas Sands Corp – perusahaan raksasa yang menguasai jaringan hotel, resor dan perjudian di Las Vegas Amerika Serikat – tempat ini memiliki desain arsitektur hasil perpaduan keanggunan Neo Klasik Eropa dan aksen oriental yang mewakili budaya Cina. Tersedia ratusan kamar dan suite serta meeting room yang mampu menampung hingga 50.000 orang. Kemudian terdapat The Shoppe yang merupakan high class branded shopping center. Kawasan ini dilengkapi pula The Grand Canal Shoppes, sebuah shopping center dengan 350 toko, 30 restoran dan foodcourt berkapasitas 1.000 orang serta 3 buah kanal dan 51 gondola khas Venesia. Semua itu membuat hari-hari Anda dan keluarga begitu istimewa dan menakjubkan.
Menyimak ragam keindahan itu, bagi Anda penikmat liburan, Macao memang menyimpan getar pesona yang tak habisnya untuk disingkap. Gemerlap hotel, resor, shopping center dan ragam kasino mewah memberi inspirasi dan pengalaman tak terlupakan. Macao yang dijuluki juga “Mutiara penuh Keajaiban” memang amat memukau.
Sekilas tentang MACAO
Cara termudah pergi ke Macao yaitu dengan pesawat udara dari Jakarta/Bali menggunakan maskapai penerbangan lokal, regional maupun internasional secara langsung. Alternatif lainnya yaitu melalui Hongkong atau guangzhou lalu ke Macao dengan ferry atau pesawat lokal regular.
Waktu berkunjung yang tepat dan meriah ke Macao yaitu saat tahun baru Cina sekitar Januari-Februari. Berbagai festival budaya khas Cina digelar, begitu pula ragam pesta kembang api serta budaya Portugis dapat Anda nikmati.